Dashboard harian
Hanya menyaring tampilan. Analisis satu wilayah: .
Filter lahan
Peta alert
Poligon alert dan titik hotspot FIRMS.
Ringkasan referensi
Luas alert di konsesi, gambut, HCV/HCS, biodiversitas, dan kelas tutupan TMF.
Tren 30 hari
Luas alert harian dan jumlah hotspot.
Tampilkan sebagai tabel
| Hari | Luas alert (ha) | Alert | Hotspot |
|---|
| ID alert | Hari deteksi | Lokasi | Konteks lahan | Citra sebelum → sesudah | Luas (ha) |
|---|
Wilayah & unduh
Area
Wilayah BIG, konsesi, atau AOI unggahan.
ZIP shapefile, SHP+SHX+DBF+PRJ, GeoJSON, KML, atau KMZ.
- Berkas
- —
- Jumlah fitur
- —
Tanggal
Hari pertama alert terdeteksi (WIB), maks. 366 hari.
Ekspor alert dan atribut analisis
Pilih cakupan, buat berkas, lalu unduh setelah pemrosesan selesai.
Atribut berisi hasil analisis, identitas konsesi, dan informasi supply chain yang tersedia.
Daftar ekspor spasial
- Belum ada ekspor.
Proses historis
Olah ulang citra area ini; berat, maks. 366 hari.
Periode terakhir saja?
Laporan konsesi
Alert di konsesi sawit dan kehutanan serta buffer 5 km.
Buffer dapat tumpang tindih; total tidak menghitung ganda.
Angka hutan dapat bertambah setelah ekspor PPT.
Ekspor PPT
Memuat…PPT berbahasa Inggris, diurutkan dalam section Sawit lalu Kehutanan.
Konsesi dengan inside alert beserta buffer 5 km masuk PPT pertama. PPT kedua hanya memuat alert luar yang tersisa; tidak ada bagian yang dihitung ganda.
Nasional: Palm Oil Growers/Processors and/or Traders dan Brands/Consumer Good Manufacturers, terhubung melalui ID Group.
PPT per mitra
Hanya supplier bertanda Yes. Dua informasi nasional ditambah Buyer Mills by Group Approach khusus mitra, hanya mill dengan UMLID.
Ekspor seluruh Indonesia berat dan bisa lama.
Daftar ekspor
- Memuat daftar…
| # | Perusahaan | Komoditas | Jenis kebun | Unit | Dalam konsesi (ha) | Buffer 5 km (ha) | Gambut (ha) | Hutan (ha) | HCV (ha) | HCS (ha) | Biodiversitas |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
HCV/HCS terbakar
Konsesi + buffer 5 km.
Gambut terbakar
Konsesi + buffer 5 km.
Perusahaan & unit konsesi
Proses historis
Olah ulang citra tanggal lampau, persis tanggal yang dipilih. Proses berat, bisa lama.
Permintaan baru
1Wilayah
2Tanggal
Pilih wilayah dan tanggal.
Maks. 366 hari.
| Wilayah | Periode | Status | Progres & hasil | Waktu |
|---|
Kontrol & pemantauan
Proses wilayah
Memuat…- Memuat daftar…
Proses atau jeda wilayahPilih wilayah
1Wilayah
2Proses wilayah
3Atau jeda pekerjaan di wilayah ini
Kontrol proses
Memuat status kontrol…
Layanan proses berjalan
Update alert seluruh Indonesia sekarang. Berat, bisa berjam-jam.
- Periode berjalan
- —
- Update alert berikutnya
- —
- Update alert terakhir
- —
- Antrean update alert
- —
- Hotspot berikutnya
- —
- Hotspot terakhir
- —
- Setoran berikutnya
- —
- PPT nasional otomatis
- —
Periode terakhir
status update alert nasional- Memuat periode…
Worker
Memuat…Saran untuk mesin ini: memuat…
Pembagian worker sekarang
| Pekerjaan | Worker / jatah | Tugas menunggu | Perkiraan |
|---|---|---|---|
Jeda aktif
- Memuat daftar…
Prioritas pulau
- Memuat status…
Data referensi
Lapisan label lahan untuk setiap alert.
Supply chain dan supplier mitra
Satu versi sumber untuk PPT dan atribut spasial.
Nasional memakai dua informasi buyer melalui ID Group. Mitra memakai dua informasi tersebut ditambah daftar mill ber-UMLID milik mitra; supplier No dan mill tanpa UMLID dikeluarkan.
Hasil pemeriksaan dan cakupan
Impor versi baru
ZIP shapefile, SHP+SHX+DBF+PRJ, GPKG, GeoJSON, KML, atau KMZ (poligon).
Pemeriksaan & pemetaan kolom
Pilih kolom untuk setiap atribut label.
Kolom dan contoh nilai
| Kolom | Contoh nilai |
|---|
Status impor
Setelah aktif, semua alert diberi label ulang.
API integrasi
Hubungkan dashboard lain ke data alert, hotspot, dan ringkasan harian melalui HTTPS.
Kunci akses
Baca sajaBuat satu kunci untuk setiap dashboard. Kunci berlaku untuk semua wilayah dan hanya ditampilkan saat dibuat. Simpan di server dashboard tujuan, bukan di kode JavaScript publik.
Salin sekarang. Kunci lengkap ini tidak akan ditampilkan lagi.
Cara memanggil
Gunakan header Authorization: Bearer <kunci>. Semua tanggal memakai kalender WIB (Asia/Jakarta). Jika start dan end kosong, periode default adalah 30 hari sampai hari ini; rentang maksimal 366 hari.
Respons JSON memakai HTTP 401 untuk kunci tidak valid, 400 untuk parameter salah, dan 404 untuk wilayah atau alert yang tidak ditemukan.
Endpoint versi 1
| GET | Isi respons |
|---|---|
/external/v1/summary | Total alert, luas hektare, hotspot, dan waktu pembaruan. |
/external/v1/daily | Deret harian alert, luas, dan hotspot. |
/external/v1/alerts | Daftar alert dengan atribut wilayah, titik pusat, dan label lahan. |
/external/v1/alerts/geojson | Poligon alert dalam GeoJSON. |
/external/v1/alerts/{alert_id} | Detail satu alert, geometri, dan konteks lahan. |
/external/v1/hotspots/geojson | Titik hotspot FIRMS dalam GeoJSON. |
Filter dan halaman
- Umum
area= kunci wilayah yang sudah terdaftar, default Indonesia;startdanend= YYYY-MM-DD.- Alert
source= SENTINEL2/LANDSAT/COPERNICUS (data lama);min_ha;sort= day_desc, day_asc, area_desc, area_asc;layer,outside,company,tmf.- Paginasi
limitdanoffset; ikutinext_offsetsampai bernilai null. Maksimal 200 alert JSON, 500 poligon alert, atau 5.000 hotspot per permintaan;offsetmaksimal 100.000.- Wilayah
- Gunakan nilai
keydari menu Wilayah & unduh; wilayah yang belum terdaftar mengembalikan 404.
Metodologi
Alert dari analisis citra; hotspot FIRMS dan Copernicus hanya bukti pendukung.
Prinsip alert
v0.8.1- Definisi alert
- Poligon bekas terbakar dari analisis citra langsung. Tidak ada kelas perkiraan dan tidak ada alert yang dibuat dari hotspot saja.
- Satu kelas alert
- Poligon bekas terbakar dari Sentinel-2 dan Landsat 8/9 membentuk satu kelas alert dengan satu total luas (luas geodesik). Sensor dan tanggal citra hanya atribut penelusuran di detail alert dan berkas unduhan.
- Hotspot FIRMS
- Bukti pendukung penerimaan alert dan ditampilkan sebagai titik. Lingkaran hotspot tidak pernah menambah luas alert.
- Hari deteksi
- Setiap alert dicatat pada hari pertama terdeteksi. Area yang sudah tercatat tidak dihitung lagi, sehingga hari tidak tumpang tindih, tidak ada penghitungan ganda, dan luas harian dapat dijumlahkan untuk periode apa pun. Alert dari citra cadangan sebelum periode dicatat pada hari awal periode.
Sentinel-2 L2A · Landsat 8/9
Analisis citra · 20 m- Perbandingan
- Kondisi sebelum (observasi bersih sebelumnya) dibandingkan dengan citra sesudah. Awan dan bayangan dimasking (SCL Sentinel-2, QA_PIXEL Landsat).
- Perubahan NBR
- dNBR ≥ T (bawaan 0,20), dan tetap turun ≥ 0,5 × T dibanding observasi bersih terakhir.
- NBR sesudah
- NBR sesudah ≤ 0,20.
- Penurunan NIR
- ΔNIR ≥ 0,035.
- Multi-indeks
- dNBR2 ≥ 0,05 atau kenaikan SWIR2 (ΔSWIR2) ≥ 0,025.
- Vegetasi
- dNDVI ≥ 0,10 atau NDVI sebelum < 0,35.
- Penjaga reflektansi
- NIR sebelum > 0,07; NIR sesudah > 0,025; SWIR1 sesudah > 0,025; SWIR2 sesudah > 0,035. Menyingkirkan air dan bayangan gelap.
- Piksel kuat
- dNBR ≥ maks(0,35; 1,5 × T), NBR sesudah ≤ 0,05, dNDVI ≥ 0,15, dNBR2 ≥ 0,08, ΔNIR ≥ 0,06, dan NDVI sebelum ≥ 0,25.
- Penerimaan
- Kelompok piksel bertetangga diterima bila didukung hotspot FIRMS dalam radius 1.500 m dan 7 hari, bila menyentuh sel Copernicus terbakar, atau bila ≥ 50% pikselnya adalah piksel kuat.
- Geometri & luas
- Luas minimum 0,1 ha; tepi dihaluskan 10 m; luas dihitung secara geodesik dalam hektare.
Citra sesudah
Per petak & periode- Urutan
- Citra di dalam periode (terbaru dulu), lalu mundur maks. 2 hari sebelum periode. Sentinel-2 lebih dulu, lalu Landsat 8/9.
- Bebas awan
- Dipakai bila ≥ 5% inti petak bebas awan (≥ 2% untuk petak dengan sel Copernicus terbakar); awan diperiksa sebelum band citra dibaca.
- Petak dilewati
- Tanpa citra bebas awan, petak tidak dianalisis untuk periode itu (tanpa citra).
Copernicus Burnt Area · 300 m
Bukti pendukungPengisi celah (mode lama)- Peran
- Bukti pendukung dan petunjuk prioritas. Sel 300 m tidak pernah menjadi alert (dashboard, unduhan, PPT).
- Bukti
- Kelompok piksel Sentinel-2/Landsat juga diterima bila menyentuh sel terbakar: CP ≥ 0,60, BF ≥ 0,10, tanggal terbakar 7 hari sebelum s.d. 2 hari sesudah citra sesudah.
- Prioritas
- Petak dengan sel terbakar di periode itu diolah lebih dulu (setelah urutan pulau); citra sesudahnya dicari lebih teliti (≥ 2% bebas awan).
- Tanpa citra
- Petak tetap dilewati; tidak ada kotak Copernicus yang dijadikan alert. Hotspot tetap tampil sebagai titik.
- Kapan dipakai
- Sel menjadi alert hanya pada area tanpa observasi Sentinel-2 valid; tidak menimpa alert Sentinel-2.
- Ambang & luas
- CP ≥ 0,60 dan BF ≥ 0,10; luas = luas tapak sel 300 m × BF.
- Unduhan
- Produk harian diunduh otomatis; cache lebih dari 7 hari dihapus.
Cakupan & jadwal
- Cakupan
- Seluruh Indonesia diproses per petak 20,48 × 20,48 km, tidak bergantung pada wilayah yang dipilih.
- Jadwal
- Berjalan otomatis di AWS. Waktu dibagi menjadi periode 3 hari yang tetap dan berurutan. Alert (analisis citra Sentinel-2/Landsat) seluruh Indonesia dianalisis untuk setiap periode sehari setelah periode itu berakhir (bawaan pukul 06.00 WIB, setelah citra tersedia); selama update, hasil masuk petak demi petak sesuai prioritas pulau. Hotspot FIRMS diambil setiap 5 jam. Setoran ke S3 dilakukan setiap 5 jam (membawa hotspot terbaru) dan langsung dipakai dashboard melalui API.
- Ekspor
- Ekspor PPT (Laporan konsesi) dan unduhan spasial memakai rentang tanggal bebas (maks. 366 hari) yang sudah punya hasil analisis; alert dihitung pada hari pertama terdeteksi. Proses wilayah dan Proses historis mengolah persis tanggal yang dipilih. Unduhan spasial (SHP, GeoJSON, KML) hanya berisi alert; hotspot tetap ada di setoran 5 jam-an.
- Prioritas
- Sumatra dan Kalimantan → Papua → pulau lain → Jawa paling akhir. Di tiap pulau, petak dengan sel Copernicus terbakar lebih dulu.
- Wilayah & AOI
- Batas BIG (negara, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa), konsesi dari data referensi, atau AOI unggahan hanya dipakai untuk memotong, meringkas, mengunduh, serta meminta proses historis atau proses wilayah (analisis citra hanya untuk petak wilayah itu). Batas desa tidak diunduh secara nasional: desa dicari dan diambil langsung dari server BIG saat dipilih, bersama desa lain di kecamatannya.
Label lahan
Data referensi & TMF- Lapisan referensi
- Setiap alert diberi label dari versi aktif lapisan konsesi sawit, konsesi kehutanan, gambut, HCV/HCS, dan biodiversitas. Label tidak pernah mengubah luas atau keberadaan alert.
- Biodiversitas
- Nama spesies terancam (IUCN, endemik) dan Important Bird Area di bawah area terbakar; tampil di detail alert, Laporan konsesi, dan PPT.
- Luas label
- Luas alert × (luas geodesik irisan dengan lapisan ÷ luas geodesik alert). Fitur lapisan yang tumpang tindih tidak dihitung ganda.
- Wilayah terpilih
- Untuk wilayah selain Indonesia, luas label dialokasikan proporsional: luas alert yang terpotong wilayah × (luas label ÷ luas alert).
- JRC TMF
- Kelas tutupan peta Annual Change (30 m) tahun terakhir sebelum tahun kebakaran: hutan lembap tak terganggu, hutan terdegradasi, bekas deforestasi, hutan tumbuh kembali, air, atau lahan lain. Kelas dominan = kelas dengan luas terbesar.
- Versi
- Setiap impor menjadi versi baru; versi aktif sebelumnya disimpan dan dapat diaktifkan kembali. Setelah pergantian versi, semua alert diberi label ulang.
Parameter aktif
dari layanan- Memuat parameter…
Data referensi aktif
dari layanan- Memuat…
Sumber data
- Sentinel-2 L2ACitra optik ESA, diolah pada 20 m; sumber utama.
- Landsat 8/9 C2 L2Citra optik USGS/NASA 30 m; cadangan bila Sentinel-2 tidak bebas awan.
- Copernicus Burnt Area 300 mProduk area terbakar global; bukti pendukung dan petunjuk prioritas, bukan alert.
- Copernicus Burnt Area 300 mProduk area terbakar global, hanya untuk celah tanpa citra valid.
- NASA FIRMSHotspot VIIRS/MODIS sebagai bukti pendukung.
- Batas administrasi BIGBadan Informasi Geospasial: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa.
- JRC Tropical Moist ForestPeta Annual Change 30 m (Landsat) dari Joint Research Centre, dibaca online untuk label tutupan sebelum kebakaran.
- Data referensiKonsesi sawit, konsesi kehutanan, gambut, HCV/HCS, dan biodiversitas yang diimpor di menu Data referensi.
Batasan
- Awan dan asap tebal menunda deteksi sampai ada citra bersih berikutnya; petak tanpa citra bebas awan dilewati.
- Hari deteksi adalah hari citra pertama yang memperlihatkan bekas terbakar, bukan hari api mulai menyala.
- Copernicus 300 m bersifat kasar; luasnya diboboti burnt fraction.
- Area tanpa alert belum tentu bebas kebakaran bila belum ada citra yang dapat dinilai.